Selasa, 01 Januari 2013

Sejarah Satuan Yonif 743/PSY




SEJARAH SINGKAT YONIF 743/PSY


1.         Riwayat Pembentukan.

a.         Pada pertengahan tahun 1950 diresmikan empat Kompi KNIL dan satu Kompi  Pasukan Gerilya dan selanjutnya dibentuk menjadi TNI / APRIS. Kelima Kompi TNI APRIS itu masing-masing di Kupang satu Kompi dipimpin Kapten Inf  JD. Fa’ah dan tiga Kompi di Bali yang berasal dari Batalyon Prayudha masing-masing dibawah pimpinan Letnan Malussy, Letnan Heliwela dan Letnan Sanackai sedangkan satu Kompi TNI / APRIS dari Pasukan Gerilya Bali dipimpin oleh Panji Irawan. Kelima Kompi itu merupakan ( Brigade ) Sunda Kecil dipimpin oleh Letkol RA Kosasih disamping dua Batalyon organik intinya.

b.         Berdasarkan Surat Panglima Teritorium VII/301/18/7/1950 tanggal 1 Desember 1950 dibentuk Batalyon Infanteri 706 Organik Kopas C Sunda Kecil dengan personel terdiri dari empat Kompi Eks KNIL dan satu Kompi Eks Pejuang Bali   ( Batalyon Arjuna ) dibawah pimpinan Kapten Inf JD. Fa’ah.

c.         Mulai tanggal 5 Juli 1952 dengan Surat Keputusan Panglima Teritorium / VII / No. 85042/7/1952 Yonif 706 Kopas C di reorganisir menjadi Batalyon Infanteri 706 ROI-6/VII dibawah pimpinan Kapten Inf Mulyono sebagai pejabat ketiga setelah Lettu Sidarum dan Kapten Inf JD. Fa’ah.

d.         Tanggal 1 September 1954 dengan Surat Keputusan Panglima Teritorium / VII /  Wirabuana, Bulan Agustus 1954 Yonif 706/ROI-26/VII dirubah menjadi Yonif 712 ROI I/RI-26 kemudian menjadi Yonif 712 ROI II / RI-26 sesuai Skep Pangdam Nusra   Nomor : Kep/055/7/1958 tanggal 24 Juli 1958.


e.         Pada Bulan Oktober 1954 Yonif 712 ROI II/RI-26 mendapat tugas ke Sulawesi Selatan ( Sektor Bontain ) dengan kekuatan tiga Kompi termasuk Danyon 712 Kapten Mulyono menjadi Komando Satuan Tugas ( Dan RTP-III ). Dalam operasi ini tiga orang gugur diantaranya Kapten Inf Mulyono pada tanggal 22 April 1955 maka diangkat lagi Kapten Inf  JD. Fa’ah sebagai Danyon 712.

f.          Pada tanggal 17 Maret 1965 dengan Surat Keputusan Pangdam XVI/Udayana Nomor : Kep / 70 / 3 / 1965 Yonif 712 ROI II direorganisir menjadi Yonif 743 ROI-64 berkedudukan di Nusa Tenggara Timur dan diresmikan pada tanggal 19 Maret 1965.

g.         Pada tanggal 8 Juni 1973 dengan Surat Keputusan Kasad Nomor : Skep/169/VI/1973 di syahkan Tunggul Batalyon Infanteri 743/Pradnya Samapta Yudha.
  
h.         Tahun 1974 Yonif 743 ROI-64 direorganisir menjadi Yonif 743/BS dibawah Komando Pangdam IX/Udayana.

i.          Pada tanggal 11 Desember 1985 dengan Surat Keputusan Pangdam XVI/Udayana Nomor : Skep/25/XII/1985 Batalyon Infanteri 743/BS direorganisir menjadi Batalyon Infanteri Teritorial 743/Pradnya Samapta Yudha di bawah Korem 161/Wirasakti.

2.         Dislokasi Pasukan.

a.            Mayon, Kima berkedudukan di Kupang
b.            Kompi A berkedudukan di Naibonat
c.            Kompi B berkedudukan di Naibonat
d.            Kompi C berkedudukan di Ende
e.            Kompi Bantuan berkedudukan di Naibonat

3.         Tugas Operasi

a.         Pada tahun 1950 Kompi Fa’ah bertugas di Maluku/Ambon dalam rangka penumpasan RMS.

b.         Pada tahun 1953 Kompi Tugas 706 bertugas di Sulawesi Selatan dalam rangka penumpasan DI/TII.

c.         Pada tahun 1953, 1956, 1957, dan 1961 bertugas di Maluku Selatan dalam rangka penumpasan RMS.

d.         Pada tahun 1954 bergabung dalam RTP-III bertugas di Bontain Sulawesi Selatan, dalam rangka penumpasan DI/TII dipimpin oleh Kapten Inf Mulyono dan dalam penugasan ini Kapten Inf Mulyono gugur beserta dua orang anggota pada tanggal 22 April 1955.

e.         Pada tahun 1955 satu Kompi dari Yonif  712 bertugas di Sulawesi Selatan sebagai SEBERVE MOBILE.

f.          Pada tahun 1958, 1959, 1960, dan 1962 bergabung dalam BTP/4, BTP/5 bertugas di Palopo dan BTP-III/Udayana bertugas di Sulawesi Tenggara dalam rangka penumpasan DI/TII Kahar Muzakar.

g.         Pada tahun  1965/1966 secara aktif ikut menumpas pemberontakan G 30 S PKI di wilayah NTT.

h.         Pada tahun 1968 Kompi Senapan B tergabung dalam Satgas Udayana dipimpin oleh Lettu Inf P.H.M Siahaan bertugas di Irian Barat dalam rangka Operasi Pemulihan Keamanan Irian Barat.

i.          Pada tahun 1972 dua Kompi bertugas di daerah perbatasan Belu dengan Timor Portugis dan perbatasan Kefamenanu dengan Daerah Oekusi Timor Portugis.

j.          Pada tahun 1971/1972 bertugas tersebar di seluruh wilayah NTT dalam rangka pengamanan Pemilu.

k.         Pada Bulan Desember 1975 satu Batalyon bergabung dalam Satgas 16/1 dipimpin oleh Danyon Mayor Inf Sukrisno bertugas di Timor-Timur dalam rangka Operasi Seroja, dalam penugasan ini lima anggota gugur masing-masing :
            1).        Pelda Anumerta M. Lagawurin
            2).        Serma Anumerta Mateus Mado
            3).        Kopda Anumerta Paulus Bere Mau
            4).        Kopda Anumerta Markus Loe
            5).        Prada Anumerta I Wayan Rusmadi

l.          Pada tahun 1976 satu Kompi dipimpin oleh Lettu Inf Samsul Maarif bergabung dengan Yonif 742/Swy dalam susunan Satgas 16/2 dipimpin oleh Dan Satgas Mayor Inf  Y. Kaligis bertugas di Timor-Timur, dalam penugasan ini satu anggota gugur A.n. Letda Inf Mukri Alwi.

m.        Pada tahun 1976 satu Kompi dipimpin oleh Lettu Chb Suryawinata bertugas pengamanan di Timor-Timur.
                                                                                               
n.         Pada tahun 1976 satu peleton BP Kodim 1605/Atambua bertugas pengamanan perbatasan Timor-Timur, dalam penugasan ini dua anggota gugur masing-masing :

1).        Kopda Anumerta Nathan Pasu
            2).        Pratu Anumerta Yahya M. Ali

o.         Pada tahun 1979/1980 BKO KOGASGAB tugas Operasi Pengamanan Perbatasan Kabupaten Belu NTT dengan Timor-Timur dan perbatasan Kefamenanu NTT dengan Oekusi Timor-Timur dalam Operasi Cabe Rawit, Menur dan Dharma Sakti.

p.         Pada tahun 1983/1984 satu Kompi dipimpin oleh Kapten Inf Supiadin bertugas di Timor-Timur dalam Operasi Kikis I.

q.         Pada tahun 1984/1985 satu peleton dipimpin oleh Capa Sugiman bertugas di Timor-Timur dalam Operasi Kikis II.
 
r.          Pada tanggal 19 Maret 1990 s/d Februari 1991 satu Kompi dipimpin oleh Lettu Inf  Raden Wisnu Prasetya Budi melaksanakan Operasi Timor-Timur yang tergabung dalam Kompi Pemburu Satgas 741/Sbw, dalam penugasan ini dua anggota gugur masing-masing:
            1).        Capa Yeskial Braste
            2).        Kopda Wagiman

s.         Pada tanggal 1 Agustus 1996/1997 satu Peleton dipimpin oleh Letda Inf Eden Chandra Hayat melaksanakan Operasi Timor-Timur yang tergabung dalam Kompi Pemburu Satgas 744/Syb Rajawali II.

t.          Pada tahun 1997/1998 satu Peleton dipimpin oleh Letda Inf David Beni Upeni melaksanakan Operasi Timor-Timur yang tergabung dalam Kompi Pemburu Satgas 744/Syb Rajawali III.

u.         Pada tanggal 3 Februari 2003 satu Batalyon melaksanakan Operasi Banmil di Maluku yang tergabung dalam Satgas Yonif 743/PSY yang dipimpin oleh Dan Yonif  743/PSY Letkol Inf Kasim Genawi, S.IP. Nrp 30773. Dalam penugasan ini dua orang anggota gugur masing-masing :
            1).        Sertu Samsiadi
            2).        Pratu Jeremy Adu

v.         Pada tanggal 26 Agustus 2003/2005 satu tim yang dipimpin oleh Sertu Wahyu Liska Krida Basuki Rahmat Nrp 21960052311075 melaksanakan operasi di Aceh yang tergabung dalam Satgas Yonif 744/Syb.

w.           Pada tanggal 9 Desember 2004 satu Batalyon berkekuatan 433 orang dipimpin Letkol Inf Joko Slamet,S .IP melaksanakan operasi pemulihan keamanan di NAD.

x.            Pada tanggal 20 September 2005 satu tim berkekuatan 5 orang dipimpin sertu M. Nuur melaksanakan pengamanan Pulau Batik.

y.            Pada tanggal 2 Januari 2006 satu SST berkekuatan 30 orang dipimpin Sertu I Made Setiasa melaksanakan pengamanan Pulau Mangudu dan Pulau Dana Rote.

z.            Pada tanggal 14 Maret 2006 satu tim berkekuatan 15 orang dipimpin Sertu Suharjo melaksanakan pengamanan Pulau Mangudu.
 
aa.       Pada tanggal 14 Agustus 2006 pengalihan Kipan B Yonif 744/SYB di Naibonat menjadi Kipan B Yonif 743/PSY.

bb.       Pada tanggal 9 Nopember 2007 satu Batalyon berkekuatan 650 orang dipimpin Letkol Inf R.M. Kusdaryono, Sos melaksanakan Operasi PAM perbatasan RI-RDTL di Atambua.

cc.       Pada tanggal 28 Desember 2008 satu regu dipimpin Serda Gede Rusmada melaksanakan pengamanan pulau Batek sampai dengan sekarang.

dd.       Pada tanggal 05 April 2010 Yonif 743/PSY Alih Kodal yang semula dibawah  Korem 161/Wira Sakti menjadi dibawah Brigade Infanteri 21/Komodo

4.         Daftar Nama-Nama Pejabat Dan Yonif 743/PSY.
 
NO
NAMA
DARI-SAMPAI
KETERANGAN
1
2
3
4
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
     45
Kapten Inf JD. Fa’ah
Lettu Inf Sidarum
Kapten Inf Mulyono
Kapten Inf JD. Fa’ah
Kapten Inf Sabdono
Kapten Inf Pringgo Yuono
Kapten Inf Abdul Latif
Kapten Inf Suntoro
Kapten Inf Kudewa
Kapten Inf Abdul Jalal
Kapten Inf Kana
Kapten Inf Paikun
Mayor Inf B. Sumitro
Mayor Inf Kusno Hadi W.
Mayor Inf  M. Basir
Mayor Inf Atmo Budi 
Mayor Inf Nur MZ.
Letkol Inf Sumarto
Mayor Inf Kunto Purnomo
Kapten Inf Kintomo
Kapten Inf Moh. Nasar
Mayor Inf Sukrisno
Mayor Inf Y. A Kaligis
Mayor Inf Pande Md Latra
Mayor Inf Khamid
Letkol Inf Ircham
Letkol Inf I Ketut Garga
Letkol Inf Zainal Abidin
Mayor Inf M. Soleh Efendi
Letkol Inf Wahyu Hidayat
Mayor Inf F.H. D. Kirmanto
Letkol Inf Sutedjo NS.
Mayor Inf Iskandar Z.
Mayor Inf Tribin J. Leksono
Mayor Inf N..J. Penpada
Mayor Inf Rispon Ardie
Mayor Inf Sudrajat P.
Letkol Inf Drs. Utoh Zaendy
Letkol Inf Kasim Genawi, S.IP.

Letkol Inf Joko Slamet S.IP.

Letkol Inf R.M. Kusdaryono,S.Sos

Letkol Inf Suyitno, S.IP

Letkol Inf D. Ricky Lumintang

Letkol Inf Pinsensius Manik
Mayor Inf Budi Prasetyo 
1950-1951
1951-1952
1952-1955
1955-1956
1956-1956
1956-1957
1957-1957
1957-1958
1958-1959
1959-1960
1960-1961
1961-1963
1963-1964
1964-1966
1966-1967
1967-1968
1968-1970
1970-1972
1972-1973
1973-1974
1974-1974
1974-1976
1976-1978
1978-1979
1979-1981
1981-1982
1982-1984
1984-1986
1986-1987
1987-1989
1989-1990
1991-1992
1993-1995
1996-1997
1997-1998
1998-1999
1999-2000
2000-2002
2002-2004
2004-2006
2006-2009

2009-2011

2011-2012

2012-2013

2013-Sekarang

 
Merangkap Danki

Gugur tgl 22-04-1955





5.         Penutup.

Demikian Sejarah Satuan Batalyon Infanteri 743/PSY yang dapat dikumpulkan baik melalui data yang ada maupun permintaan keterangan kepada eks Anggota Yonif 743/PSY yang masih ada.

3 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Pa mau minta tolong, Ayah saya punya teman namanya Serda I putu Sudana yang pada tahun 1993 jadi Danru di Btalyon 743 berpangkat Serda. Apabila mengenal, mohon minta kontaknya, atau hubungi ke 082319000162

    BalasHapus